Share |
| Selasa, 26 Mei 2009

Kaligrafi Sidoarjo ke Brunai

PRODUK kerajinan kaligrafi dari benang khusus dan paku baja antikarat asal Sidoardjo mampu menembus pasar Negeri Jiran seperti Malaysia, Brunai dan Iran.

“Kaligrafi yang diminati itu yang dibuat dari benang khusus, terbuat dari kayu mahoni dan eboni, dengan ukiran sesuai permintaan konsumen,” jelas Budi Setyo, Manajer UD Mulya Galeri Sidoarjo di sela Pameran Produksi Indonesia (PPI) di Jakarta Internasioanl Expo, Minggu (17 Mei 2009).

Satu buah karya kaligrafi dari bahan benang khusus bertuliskan ayat Kursi, kapal Nabi Nuh dan Asmaul Husna berukuran 75 cm X 110 cm harganya mencapai Rp 2,5 juta, sedangkan ukuran 110 cm X 150 cm, antara Rp 6 juta sampai Rp 10 juta.

“Kalau bahan bakunya kayu mahoni dan eboni, kami jual Rp1,2 juta hingga Rp 5 juta per buah, tergantung ukuran, model serta tingkat kesulitannya,” lanjut Budi.

Bisnis kaligrafi hasil karya Budi, murni dari modal sendiri dan belum mendapatkan bantuan dari pemerintah termasuk pinjaman kredit perbankan.

Sementara itu, Kota Malang tercatat sebagai pemasok utama bunga mawar kepada pedagang besar di Pasar Kembang Rawa Belong, Jakarta Barat. Aktivitas pasokan serta perdagangan bunga dan tangkai/daun di pasar kembang Rawa Belong, mulai ramai sejak pukul 02.00 hingga 05.00 WIB.

“Masing-masing pemasok bunga atau daun atau tangkai, sudah punya pelanggan sendiri sebagai penampung dalam jumlah besar di Rawa Belong,” ungkap seorang pedagang. (hs)

Kirim komentar anda

 
Nama Lengkap : (wajib diisi)
Alamat Email : (wajib diisi)
Situs Anda :