Share |
| Jumat, 30 Oktober 2009

Konsep Gila Lamongan Plaza

BUPATI Lamongan, Masfuk memukul gong sebagai tanda launching resmi Lamongan Plaza. Pusat perbelanjaan ini menyediakan 246 stand.

Masfuk yakin Lamongan Plaza sangat prospektif, menguntungkan dan akan membuat siapa saja yang memanfatkannya menjadi kaya yang panjang. “Sugihe sing dowo,“ katanya.

Lamongan Plaza dibangun dengan konsep gila (inovatif). Masfuk mencontohkan seperti halnya kesuksesan kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL). Sebelum WBL sukses dan empat tahun sudah balik modal, banyak yang bilang kepada Masfuk, bahwa dirinya gila.

“Nyatanya, sekarang sukses dan laku dijual. Untuk mewujudkan akselerasi pembangunan demi kesejahteraan masyarakat, harus dilakukan dengan cara yang gila (inovatif),“ ungkapnya.

Tujuan pembangunan plaza pertama di Lamongan ini agar bisa dinikmati masyarakat Lamongan. Tentu saja, bagi masyarakat Lamongan yang bisa dan mau memanfaatkan kesempatan. Meski plaza itu milik pemkab, tapi pengelolaannya dilakukan secara professional.

Djoko Purwanto, asisten Ekonomi Pembangunan Setdakab Lamongan  menambahkan, Lamongan Plaza menjadi bagian dari revitalisasi Pasar Lamongan Raya menjadi Lamongan Plaza dan Pasar Modern Lamongan.

Lamongan Plaza menempati areal seluas 7.382 m2 dan dibangun tiga lantai dengan total unit kios/stan mencapai 246 unit. Sementara Pasar Modern Lamongan dibangun dua lantai seluas 2.264b meter persegi dengan 342 kios/stan.

Pasar ini tetap menyediakan fasilitas untuk PKL, nasi boran, kios buah, pangkalan ojek dan becak sementara Lamongan Plaza menyediakan fasilitas departemen store, food court, arena permainan, eskalator dan lift barang. (hs)

8 komentar untuk artikel “Konsep Gila Lamongan Plaza”

  1. Ali Yusuf mengirimkan komentar pada: Minggu, 15 Nopember 2009 - 2:35 WIB

    Tambah sip ae lamongan rek, garai kangen nasi boran aku, pak masfuk kapan jalan kebengawan jero dibangun pak, kasihan masyarakat sana, jangankan mobil,roda dua aja gak bisa simpangan…..

  2. Lee mengirimkan komentar pada: Rabu, 6 Januari 2010 - 18:50 WIB

    Akhirnya Di buka jg…..
    So Hoby Belanja Bs tersalurkan.

  3. karsono mengirimkan komentar pada: Senin, 25 Januari 2010 - 15:03 WIB

    tolong dong pak dibikin situs sendiri untuk plaza nya. saya pengen tahu harga per kiosnya berapa yah??? sewa ato permanen??? tlg diinfokan ke email saya

  4. Toink L.A mania sejati mengirimkan komentar pada: Selasa, 2 Februari 2010 - 0:41 WIB

    Pak masfuk tlgn waduk gondank juga d perhatikan donk? Trimakasih…

  5. wedyayektining Tyas mengirimkan komentar pada: Jumat, 5 Maret 2010 - 2:56 WIB

    apa gk ada foto dena yang paling jelas untuk melihat dalam mall itu,karena saya ingin tahu dari dekat agar sya tidak perlu datang sendiri .karena saya ingin menawarkan bisnis dengan management lamongan plaza.saya ingin menawarkan jasa cleaning servis.tapi saya belum paham akan lokasi dena karena tidak dijelaskan blok merah dan ungu samping pada dena dan kotak biru kecil bawah pojok. dan bukanya jembatan pemghubung antara lamongan-paciran sudah ada dari dulu.

  6. Aulia mengirimkan komentar pada: Jumat, 26 Maret 2010 - 8:25 WIB

    Menyenangkan sekaligus memprihatinkan…
    Semoga Lamongan Plaza benar-benar memberikan kontribusi bagi masyarakat Lamongan, khususnya…

  7. ca'mizbach mengirimkan komentar pada: Sabtu, 3 April 2010 - 0:29 WIB

    terus maju lamonganku…

  8. ca'mizbach mengirimkan komentar pada: Sabtu, 3 April 2010 - 0:33 WIB

    persela bangkitkan kembali

Kirim komentar anda

 
Nama Lengkap : (wajib diisi)
Alamat Email : (wajib diisi)
Situs Anda :