Share |
| Rabu, 20 Mei 2009

Produk UKM Banyak Masalah

PERITEL menyeleksi lebih ketat produk makanan berkemasan milik usaha kecil dan menengah (UKM). Produk UKM kerapkali bermasalah, seperti kedaluwarsa atau membahayakan kesehatan.

“Produk kedaluwarsa ini sering dirazia Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kami selalu disalahkan, bukan produsen,” kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Benjamin Mailool seperti dikutip pajak.go.id (1 April 2009).

Produk UKM bermasalah ini banyak masuk ke jaringan ritel di daerah. Ini terjadi karena mereka belum memiliki seleksi ketat soal produk UKM. Akibatnya, banyak produk UKM yang tidak layak konsumsi beredar di pasar.

“Sekitar 5% beredar di ritel daerah, mungkin di pasar tradisional lebih 10%,” lanjut Benjamin. Dijelaskan, Aprindo akan meminta seluruh jaringan ritel di daerah memperketat masuknya produk UKM ini. “Kami tak mau kecolongan lagi saat di razia BPOM.” (hs)

Kirim komentar anda

 
Nama Lengkap : (wajib diisi)
Alamat Email : (wajib diisi)
Situs Anda :