MANA yang lebih baik : mencegah kebakaran atau memadamkan api? Tentu saja mencegah kebakaran. Namun, jika kebakaran tak terhindarkan lagi, maka memadamkan api adalah satu-satunya jalan mencegah kerugian yang lebih besar.
Meski banyak terjadi kebakaran belakangan, tetap sulit memasarkan alat pemadam api. Maklumlah, investasi pengadaan alat pemadam api (Apar) baru merupakan kewajiban bagi perusahaan demi keamanan.
Biasanya, pembelian biasanya masuk dalam pos biaya aset, yang menjadi beban anggaran perusahaan. Pos biaya ini tidak memberikan keuntungan (benefit) langsung, kecuali saat terjadi kebakaran. Sementara Apar, tidak memiliki nilai jual sama sekali, bahkan butuh biaya pemeliharaan, karena ada masa kedaluwarsa.
Winardi Nyoto, pengusaha muda asal Surabaya, menggalang sistem marketing baru. Lewat Hart Industries Limited UK, yang bernai menyediakan dana Rp 100 miliar, ia mencoba bekerjasama dengan para pengusaha di Indonesia, dalam pengadaan Apar melalui sistem sewa.
Sistem ini ditempuh pula oleh PT Sanindo Perkasa Abadi (anak perusahaan Hart Industries Limited UK) yang beroperasi untuk wilayah Jatim, yang kebetulan dikomandani oleh Winardi Nyoto.
Semua produk alam pemadam api Hartindo telah mendapatkan sertifikasi ramah lingkungan sebagai media pengganti halon dengan sederet sertifikat berskala internasional.
|
Alasan Memilih Sewa Pemadam |
|
1.Tidak ada biaya refill bila terjadi kebakaran 2.Tidak ada biaya refill bila terjadi kedaluwarsa 3.Tidak ada biaya pemeliharaan 4.Adanya jaminan asuransi pertanggungan kebakaran mulai Rp 50 juta s/d Rp 1 miliar 5.Beban sewa hanya dengan 2 persen per bulan dari harga jual. |
Sertifikat itu antara lain dari British Standart (LPC), EN3 Europe, SGS-UK,NFPA 12-USA,SISIR Singapore, SIRIM Malaysia, dan Huntington Life Science UK & BOMBA Malaysia. Sedangkan di Indonesia sertifikat diperoleh dari BPPT, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), PT Sucofindo & PT Surveyor Indonesia.
Bukan hanya dalam bentuk Apar, menurut Winardi, produk Hartindo juga ditawarkan secara trolley atau sistem otomatis (automatic fixed system). Semua produk dilengkapi sertifikat keaslian dari pabrik serta no batch. Keunggulannya, yakni efisien dan ramah lingkungan.
Melalui sistem sewa atau Sanindo Outsourcing Solution (SOS), konsumen cukup membayar sekitar 2 persen per bulan dari harga jual. Atau sekitar Rp 56.000 per tabung per bulan untuk produk Hartindo AF 11 ukuran 3 kg dan Rp 34.000 per tabung per bulan untuk produk Hartindo AF 31 ukuran 3 kg. Biaya itu sudah termasuk maintenance cost, refill cost pertahun, retribusi Dinas PMK setempat.
Sanindo dan Hartindo
PT Sanindo Perkasa Abadi adalah perusahaan dalam jaringan PT Hartindo Chemicatama Industri. Ia menjadi distributor produk-produk Hartindo. Produk Hartindo terdiri dari tiga seri yaitu, Hartindo AF21, Hartindo AF11E, dan Hartindo AF31.
Nama Hartindo merupakan pemberian Presiden Soeharto, artinya Hart dan Indo. Pemiliknya bernama asli Randall Hartolaksono, putra Surabaya yang menemukan bahan kimia andal memadamkan api yang aman bagi manusia ketika belajar di University of London.
Bahan pemadam api temuannya itu menggantikan bahan yang dulunya umum digunakan untuk pemadam api, yaitu halon. Saat ini, Hartindo produk temuan Randall sudah dipasarkan di beberapa Negara seperti, Malaysia, Taiwan, Inggeris, Arab Saudi, Thailand, Filipina, China dan Amerika Serikat.
Randall Hart mendobrak teori pemadaman api konvensional, yang selalu menyerang kadar oksigen untuk mematikan api. Ia membuktikan bahwa kadar oksigen tidak perlu diserang. Tetapi, cukup dengan memutuskan rantai reaksi kimia pembakaran dan ramah lingkungan. 
Sebelumnya, memang media pemadam api konvensional selalu menggunakan jenis bahan kimia dasar yang beracun seperti bromine, antimony, dan formaldehyde. Penemuan Randall ternyata menjadi pengganti Halon dapat merusak atmosfer. Penemuannya itu menggunakan bahan dasar pengawet makanan dan obat-obatan. Bahan bakunya banyak didapat dari dalam negeri.
Hartindo AF11E, Hartindo AF21 dan Hartindo AF31 ini, dapat membuktikan bahwa dengan temperatur didih lebih 27 derajat Celcius, api dapat dipadamkan. Ini menentang media pemadam api buatan luar negeri yang bekerja dengan sifat bertemperatur jauh di bawah nol agar berfase sebagai uap untuk mencekik api. (hs)


Home
syafrul alamsyah,SH mengirimkan komentar pada: Kamis, 29 Juli 2010 - 20:57 WIB
Setelah melihat di Metro TV ,saya salah seorang warga bangsa berkeinginan memilikinya untuk rumah tangga dengan harga rumah tangga,karena selama ini saya memakai Foam AB sedang alamat saya Jln Pelabuhan No.1 Lhokseumawe
Rudy Sutanto mengirimkan komentar pada: Jumat, 30 Juli 2010 - 9:16 WIB
Saya di Makassar berminat untuk bisa dapat membeli alat tersebut, atau menjadi agen pemasaran dari Alat tersebut,dimana saya bisa menghubunginya