Share |
| Senin, 25 Januari 2010

Riezka, Pewaralaba Pisang Ijo

JASMINE memang berarti melati. Dalam plesetan yang dibuat perempuan Riezka Rahmatiana (23), kata ”jasmine” diubah menjadi ”JustMine” untuk mengangkat penganan tradisional pisang ijo asli Makassar ke masyarakat. Bahkan, pisang ijo ini dijadikan peluang usaha waralaba.

Mirip semerbak keharuman bunga melati, gadis kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 26 Maret 1986 ini mengawali usaha kecilnya pada saat duduk di bangku kuliah sebagai mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung. Kini, kartu namanya sudah tertulis Riezka Rahmatiana sebagai Presiden Direktur ”JustMine”.

Semangat kewirausahaan, begitulah yang mengawali Riezka. Awalnya, kata Riezka, adalah kesumpekan. Banting tulang orangtuanya dalam mencukupi kebutuhan keluarga, termasuk menyekolahkan anak-anak, mendasari pikiran Riezka untuk berupaya agar dia bisa berdiri di atas kakinya sendiri.

Orang tua bekerja sejak pagi hingga larut malam. Hasil banting tulang seharian dilakukan untuk meraih gaji. Kemandirian wirausaha itulah yang secara diam-diam tumbuh dalam diri Riezka.

”Saya tidak mau menyusahkan orangtua. Berbekal modal awal Rp 13,5 juta, tahun 2007 bisnis makanan pisang ijo yang segar mulai menjadi pilihan untuk dipasarkan di Kota Bandung,” kata Riezka.

Ketika mengambil keputusan berwirausaha di sela-sela kuliahnya, anak pertama dari dua bersaudara ini mengaku mendapat larangan keras dari orangtuanya. Mereka menganjurkan dia agar mencari pekerjaan yang aman.

Riezka pun menuturkan jatuh dan bangunnya mencicipi aneka pekerjaan di sela-sela kuliahnya. Mulai dari menjadi anggota jaringan pemasaran alias multi level marketing (MLM), penjual pulsa telepon seluler, hingga menjajal bekerja di sebuah kafe. Dari sebagian menyisihkan penghasilan bekerjanya selama itulah, Riezka memulai usaha pisang ijo khas Makassar.

Tanggal 16 Maret 2009 menjadi momentum perjalanan wirausahanya. Riezka memang belum pernah ke Makassar, tetapi ketekunannya mencari penganan tradisional dan kemauannya untuk belajar memproduksi pisang ijo itulah menjadi modal dasarnya. Tanya-tanya resep pun terus dilakukannya.

Pisang dipandang sebagai bahan baku yang relatif murah dan selalu mudah diperoleh di pasar. Hanya dengan dibalut adonan tepung beras yang diberi warna hijau, sajian khas ini bisa mulai dipasarkan dengan nama tren Pisang Ijo.

Dari sanalah kreativitas Riezka bermunculan. Dari sajian pisang ijo orisinal, Riezka mengembangkannya dengan aneka rasa, seperti pisang ijo vanila, stroberi, coklat, dan durian. Semangkok pisang ijo yang disiram sedikit cairan fla yang gurih akan menjadi bertambah segar apabila ditambah pecahan es batu. Apalagi, kreativitasnya dilakukan dengan menambahkan serutan keju dan mesis coklat.

Penghasilan tak terbatas
Dorongan menjadi entrepreneur terjadi justru ketika Riezka membaca buku berjudul Cashflow Quadrant bahwa tidak ada karyawan yang bisa memperoleh penghasilan tak terbatas.

Benarkah hipotesis tersebut? Riezka membuktikan lewat ketekunannya. ”Kalau orang atau setidaknya orangtua saya bekerja dari pagi hingga malam, untuk pada akhirnya mencari penghasilan, saya justru sebaliknya. Kita semestinya tidak bekerja mengejar penghasilan, tetapi biarlah uang mendatangi kita,” ujar Riezka yang akhirnya mewaralabakan usahanya itu.

Dari usaha kecilnya ini, Riezka membuka peluang berinvestasi dengan sistem waralaba. Alhasil, dari satu gerai, kini ada 10 pewaralaba pisang ijo yang tersebar, terutama di kota Bandung, Jawa Barat.

Pemilihan mitra pun dilakukan selektif karena visi yang diemban adalah ”Kepuasan konsumen adalah kepuasan kami. Kesuksesan mitra adalah kesuksesan kami.” Pemilihan gerai bukan sekadar melihat berkas yang diajukan calon mitra, apalagi uang waralaba yang disiapkan mitra.

Melalui penelitian lokasi pasar, Riezka berani mengambil keputusan diterima atau tidaknya seorang mitra. Dia pun memprediksi, besarnya potensi pasar terhadap produknya di lokasi tertentu.

”Sasarannya tetaplah mahasiswa. Karena itu, lingkungan kampus menjadi target lokasi,” kata Riezka.

Bersama sahabatnya, Erwin Burhanudin, Riezka membangun sistem waralaba. Mereka pun mengaku tidak ingin gegabah memperoleh sebanyak-banyaknya pewaralaba. Kapasitas produksi tetap harus menjadi acuan usahanya.

Cepat atau lambat, Riezka yang murah senyum kini sudah mulai menuai hasil. Enam karyawannya ikut bekerja keras menunjang usaha waralabanya dengan memproduksi sekitar 500 porsi setiap harinya.

Soal keuntungan, pokoknya sangat menggiurkan. Sebagai wirausaha muda yang berhasil masuk sebagai finalis tingkat nasional Wirausaha Muda Mandiri 2008, Riezka hanya berharap, setitik perjalanan hidupnya bisa memberikan napas kehidupan masyarakat sekitarnya. (kompas, 28112009)

28 komentar untuk artikel “Riezka, Pewaralaba Pisang Ijo”

  1. Winni W. mengirimkan komentar pada: Rabu, 3 Februari 2010 - 22:47 WIB

    Mohon informasi yg lengkap utk mjd mitra Pisang ijo. Cabangnya ada dimana saja ?
    Tks

  2. Tanti Rubiyanti mengirimkan komentar pada: Minggu, 7 Februari 2010 - 7:22 WIB

    sist bisa tolong kirim proposal lengkapnya gak?klo untuk di wilayah cilegon banten bisa gak ya?tkx

  3. andy ervan rachmawan mengirimkan komentar pada: Kamis, 11 Maret 2010 - 9:39 WIB

    salut dengan usaha anda untuk mengembangkan waralaba di tengah-tengah persaingan bisnis waralaba yang ada sekarang, diversifikasi produk yang dikembangkan merupakan strategi yang bagus untuk memunculkan produk unggulan

  4. andy ervan rachmawan mengirimkan komentar pada: Kamis, 11 Maret 2010 - 9:41 WIB

    investasi yang diperlukan untuk bermitra sebagai franchisee, alamat serta kontak person kemana ?

  5. Wijanarko mengirimkan komentar pada: Selasa, 16 Maret 2010 - 20:43 WIB

    Bagaimana syaratnya ingin bermitra pisang ijo ? Rumah tinggal saya di Karawang bisa tidak.

  6. dewi mengirimkan komentar pada: Rabu, 21 April 2010 - 13:59 WIB

    bisa minta proposal lengkap, saya tertarik untuk memulai pekerjaan karena saya merupakan single parent.
    saya mengetahui anda dari acara jelang siang yangbaru saya lihat di tv siang ini.

    hormat saya

    dewi

  7. silky sari rumanti mengirimkan komentar pada: Rabu, 21 April 2010 - 15:49 WIB

    bagaimana kalau jadi waralaba / franchisse pisang ijo lokasi saya di jakarta (Bintaro) kemana saya harus contact mohon informasinya…dan di jakarta yang sudah jual pisang ijo dimana lokasinya…

  8. Muhammad Lukman Hakim mengirimkan komentar pada: Sabtu, 24 April 2010 - 21:17 WIB

    bagaimana kalau jadi waralaba / franchisse pisang ijo

  9. Rahmawati mengirimkan komentar pada: Minggu, 2 Mei 2010 - 12:22 WIB

    Contac Personnya ….??? Boleh Di Kirim Ke Email Saya……

  10. Susan mengirimkan komentar pada: Minggu, 23 Mei 2010 - 16:37 WIB

    Saya sangat berminat dengan ilmunya..

    bisa minta contact personnya secepat mungkin??

    terima kasih sebelumnya.. ^^

  11. devi nuryani mengirimkan komentar pada: Rabu, 14 Juli 2010 - 14:12 WIB

    mba,saya minat sekali usaha pisang ijo.gmn sy bs hubungi.saya mau buka dcabang karawang.

  12. tri hardjanto mengirimkan komentar pada: Minggu, 22 Agustus 2010 - 10:12 WIB

    dik, saya berminat ……. , info lebih jauh/contact kemana , posisi saya di pekanbaru - riau. thanks

  13. hasan mengirimkan komentar pada: Minggu, 22 Agustus 2010 - 10:20 WIB

    salamm… saya tertarik dengan usahanya. untuk wilayah di jawa timur gimana? trim.. Tepatnya untk daerah Malang

  14. Moily Nanda Riani mengirimkan komentar pada: Minggu, 22 Agustus 2010 - 10:31 WIB

    Cara investasi yang diperlukan untuk bermitra sebagai franchisee, alamat serta kontak person kemana ?

  15. IR.R.BABAS ALIBASAH mengirimkan komentar pada: Minggu, 22 Agustus 2010 - 10:38 WIB

    Saya tinggal di perumahan harapan baru Bekasi-barat,saya sangat tgertarik untuk bermitra dgn type B,mohon no tlp.yg bisa saya hubungi.tks

  16. dheby mengirimkan komentar pada: Minggu, 22 Agustus 2010 - 12:32 WIB

    Jujur aj saya kagum ama anda,,,n saya tertarik dengan usaha ini, apakah saya bs buka usaha ini di daerah yogyakarta ?

    sukses selalu untuk anda ^_^

  17. hadiat mengirimkan komentar pada: Minggu, 22 Agustus 2010 - 16:16 WIB

    Yth Mba Riezka, mohon penjelasan dengan detil cara menjadi mitra Justmine Pisang Ijo , aku tertarik untuk usaha itu , untuk bekasi yg sudah ada daerah mana. Aku pengen buka di bekasi juga.
    Thx

  18. rinaldi harta perdana mengirimkan komentar pada: Minggu, 22 Agustus 2010 - 17:14 WIB

    mba saya berminat untuk usaha pisang ijo ini. ada conntac person yang bisa dihubungi ga? dan rencananya saya ingin membuka di cilegon.
    terima kasih.

  19. Karyono mengirimkan komentar pada: Senin, 23 Agustus 2010 - 10:21 WIB

    Bisa saya minta no telp Just mint untk mitra kerja sama. terimakasih

  20. Karyono mengirimkan komentar pada: Senin, 23 Agustus 2010 - 10:24 WIB

    Pagi mba saya mau buka cabang di pamulang boleh saya minta no telpnya dan persaratan apa saja untuk bermitra pisang ijo ini bisa hubungi saya. terimakasih

  21. melda sari mengirimkan komentar pada: Senin, 23 Agustus 2010 - 15:03 WIB

    mba gimana syaratnya menjadi waralaba pisang ijo,sedangkan saya tinggal d serang-banten, kebetulan di serang belum ada yang jual pisang ijo ini dan mohon contact personnya…
    trima kasih

  22. harisma nugraha mengirimkan komentar pada: Senin, 23 Agustus 2010 - 19:00 WIB

    Saya berminat sekali untuk mencoba usaha waralaba ini..
    kira2 untuk domisili Serang ato Cilegon bisa tidak?
    trus Contact personnya mn?mau liat proposalnya juga?bisa dkirim ke-mail saya!ato jika saya ingin download kemana??

  23. apep suhendar mengirimkan komentar pada: Selasa, 24 Agustus 2010 - 8:43 WIB

    Saya tertarik untuk menjajaki menjadi waralaba pisang ijo, lokasi saya di bogor. mohon dikirim penjelasan secara rinci berapa investsai yang dibutuhkan dan bagaimana caranya.

  24. IKA mengirimkan komentar pada: Selasa, 24 Agustus 2010 - 15:20 WIB

    Mohon informasinya untuk bermitra yang paket A tapi untuk wilayah Surabaya?

  25. yayuk prihartati mengirimkan komentar pada: Rabu, 25 Agustus 2010 - 10:25 WIB

    saya tertarik dengan tawaran mbak rieza, tuk buka waralaba pisang ijo. kalo mu buka disolo/karanganyar jateng apakah sudah ada??trz tar proses and prosedurnya gmn?untuk menghindari kasus penipuan saya harus gmn?mint no yang bisa langsung menghub mb rieza.mkh….good luck

  26. Chandra mengirimkan komentar pada: Kamis, 26 Agustus 2010 - 11:59 WIB

    Saya tertarik dengan waralaba ini,bs ngga buka cabang di Tarakan-Kalimantan Timur,kebetulan bahan baku pisangnya banyak di kota saya.Bagaimana caranya yah?bisa dikirim informasi ke email saya….thanks

  27. lenny mengirimkan komentar pada: Sabtu, 28 Agustus 2010 - 14:32 WIB

    tolong info bgm cara menjadi franchise

  28. nita mengirimkan komentar pada: Sabtu, 4 September 2010 - 12:08 WIB

    mau nanya nih mbak,butuh berapa duit ya untuk dapatin gerobak es pisang ijo justmine?minta contact personnya dong,thanks

Kirim komentar anda

 
Nama Lengkap : (wajib diisi)
Alamat Email : (wajib diisi)
Situs Anda :